Array prefix sum menyimpan total kumulatif sehingga range sum apa pun dapat dijawab dalam O(1) setelah preprocessing O(n) — bukannya O(n) per query.
Idenya
Biarkan prefix[i] menjadi jumlah dari i elemen pertama. Maka jumlah arr[l..r] adalah .
Array prefix sum menyimpan total kumulatif sehingga range sum apa pun dapat dijawab dalam O(1) setelah preprocessing O(n) — bukannya O(n) per query.
Biarkan prefix[i] menjadi jumlah dari i elemen pertama. Maka jumlah arr[l..r] adalah .
prefix[r+1] - prefix[l]def build_prefix(arr):
prefix = [0] * (len(arr) + 1)
for i, x in enumerate(arr):
prefix[i + 1] = prefix[i] + x # running total
return prefix
def range_sum(prefix, l, r): # inclusive l..r
return prefix[r + 1] - prefix[l] # O(1)
p = build_prefix([2, 4, 1, 3, 5])
range_sum(p, 1, 3) # 4+1+3 -> 8
arr = [2, 4, 1, 3, 5]
prefix = [0, 2, 6, 7, 10, 15]
sum(1..3) = prefix[4] - prefix[1] = 10 - 2 = 8
Ideal untuk banyak range-sum query pada data statis. Varian: 2D prefix sum untuk submatrix sum, prefix XOR, dan difference array untuk range update. Jika array sering berubah, gunakan Fenwick/segment tree sebagai gantinya. Perhatikan offset indeks (ukuran n+1).
Prefix sum mengubah range query O(n) berulang menjadi O(1) lookup — kemenangan besar saat query sering terjadi.
Pola precompute-once, answer-fast digeneralisasi ke banyak tugas pemrosesan data.
Ini adalah tulang punggung competitive programming dan blok bangunan umum dalam analytics.