Migrasi database (perubahan schema) adalah salah satu bagian paling rumit dari CI/CD — berbeda dengan kode aplikasi yang stateless, database menyimpan state yang tidak dapat begitu saja diganti atau di-rollback. Menangani migrasi dengan hati-hati (otomasi, kompatibilitas backward, pola aman) sangat penting untuk deployment yang andal.
Mengapa migrasi database itu sulit
App code is stateless (replace it, roll back freely). DATABASES hold STATE:
→ can't just "roll back" a migration that dropped a column or transformed data
(the data may be gone) → rollbacks are risky/impossible for destructive changes
→ during deployment, OLD and NEW app code may run SIMULTANEOUSLY (rolling deploy) —
both must work with the database schema at that moment
→ Schema changes need careful coordination with code deployment.
