Elemen <a> (anchor) membuat hyperlink. href-nya adalah tujuan, yang dapat berupa URL, path, anchor dalam halaman, atau skema khusus.
External site
Internal page (relative)
Jump to an element with id="section2"
Send email
Call us
Elemen <a> (anchor) membuat hyperlink. href-nya adalah tujuan, yang dapat berupa URL, path, anchor dalam halaman, atau skema khusus.
External site
Internal page (relative)
Jump to an element with id="section2"
Send email
Call us
<a href="https://other.com" target="_blank" rel="noopener noreferrer">
Opens in a new tab
</a>
target="_blank" membuka tab baru, tetapi Anda harus menambahkan rel="noopener": tanpanya, halaman baru dapat mengakses window.opener dan berpotensi mengalihkan halaman Anda (serangan "tab-nabbing"). noreferrer juga menghilangkan header referrer. Browser modern menyiratkan noopener untuk _blank, tetapi menambahkannya secara eksplisit adalah praktik terbaik.
<a href="..." rel="nofollow">Don't pass SEO ranking (untrusted/user links)</a>
<a href="..." rel="noopener">Security: no window.opener access</a>
<a href="..." rel="sponsored">Paid/affiliate link</a>
<a href="#top">Back to top</a>
...
<div id="top">...</div> <!-- the link scrolls here -->
Mengklik melakukan scroll ke elemen yang id-nya cocok dengan fragment.
Anchor adalah tulang punggung navigasi web.
Mengetahui skema href (relatif, absolut, fragment, mailto/tel), pasangan keamanan target="_blank" + rel="noopener", dan nilai rel yang relevan untuk SEO adalah penting untuk linking yang benar dan aman.