Data-driven decision-making berarti mendasarkan pilihan produk pada bukti — data penggunaan, eksperimen, riset — daripada sekadar pendapat. Versi yang lebih matang adalah data-informed: data mempertajam penilaian, tetapi tidak menggantinya. Tujuannya adalah mengurangi risiko bertaruh pada tebakan.
Sumber bukti
✓ QUANTITATIVE → analytics, funnels, retention, A/B tests (what is happening)
✓ QUALITATIVE → user interviews, support tickets, session recordings (why)
→ combine both: numbers tell you WHAT, conversations tell you WHY
Kuant tanpa kualitatif memberitahu Anda bahwa corong turun di langkah 3 tetapi bukan — dan Anda tidak bisa memperbaiki sesuatu yang tidak Anda pahami.
