Self-organization berarti tim memutuskan cara melakukan pekerjaannya dan memiliki kepemilikan atas hasilnya, daripada menunggu diperintahkan. Seorang Scrum Master mencapai hal ini dengan secara bertahap bergeser dari mengarahkan ke coaching — memberi tim ruang untuk membuat dan memiliki keputusan sambil tetap aman untuk gagal.
Progression coaching
TEACH explain the practice and the why
SHOW model it once, then step back
ASK replace answers with questions ("what would you try?")
LET GO let the team decide; let small failures teach
Gunakan pertanyaan kuat alih-alih solusi, dan ciptakan keamanan sehingga orang mengangkat masalah lebih awal.
Contoh konkret
Alih-alih menugaskan siapa yang memperbaiki test yang tidak stabil, Scrum Master bertanya "bagaimana kita ingin menangani keandalan test sebagai tim?" Tim setuju pada peran "build doctor" yang berputar yang mereka miliki sendiri.
